Minggu, 19 Oktober 2008

CARA MENGATASI CACAR AIR


Hampir semua kita pernah menderita cacar air. Penyakit yang sangat menular ini, cukup membuat penderitanya sengsara. Mulai dari demam, sakit kepala, nyeri otot dan persendian, sampai benjol seperti lepuh di kulit dan mukosa (misalnya mulut).

Penyakit ini dapat mengenai siapa saja. Tetapi umumnya mengenai penderita usia di bawah 15 tahun. Paling sering antara umur 5 sampai 9 tahun.

Cacar air disebabkan oleh virus varisela zoster. Virus ini pada awalnya masuk ke dalam sistem pernapasan dan berkembang pada saluran napas bagian atas. Setelah itu, virus akan menuju kelenjar limfe dan memperbanyak diri di tempat ini. Sekitar 4-6 hari kemudian, virus akan menyebar ke limpa, hati, dan bagian tubuh lainnya.

Selang seminggu, virus akan menyebar lagi ke seluruh tubuh lewat aliran darah, termasuk ke kulit dan menimbulkan benjolan kulit berisi cairan (vesikel). Virus juga akan masuk kembali ke sistem pernapasan dan melalui sistem ini menular ke orang lain.

Beberapa hari kemudian, virus akan dibersihkan dari tubuh oleh sistem kekebalan tubuh. Penderita akan sehat kembali. Setelah itu, dia akan mempunyai kekebalan terhadap virus. Itulah sebabnya kebanyakan orang hanya menderita cacar air sekali seumur hidup.

Tetapi pada beberapa orang lainnya, virus tidak hilang sama sekali. Virus tetap ada dalam tubuh, yaitu dalam keadaan "bertapa" (dorman) di dalam serabut saraf dekat sum-sum tulang belakang. Suatu saat, virus yang bertapa ini dapat aktif kembali, menimbulkan penyakit yang disebut herpes zoster. Penyakit ini ditandai oleh rasa kesemutan, gatal, dan nyeri yang diikuti oleh timbulnya benjolan merah dan lepuh. Dibandingkan cacar air, herpes zoster lebih sulit diobati.

Gejala cacar air biasanya diawali oleh benjolan kecil berwarna merah dalam jumlah banyak. Kemudian menjadi benjolan yang berisi cairan bening. Selanjutnya, benjolan akan kempes dan akan terbentuk semacam kerak jaringan (krusta).

Benjolan pada awalnya banyak tumbuh di dada, punggung, atau wajah. Kemudian akan menjalar ke bagian tubuh lainnya seperti kepala, mulut, hidung, telinga, dan daerah genital.

Gejala lain yang timbul antara lain adalah demam, nyeri tenggorok, nyeri perut, sakit kepala. Gejala ini biasanya muncul sebelum timbul gejala kulit.

Cacar air sangat menular. Awal penularan terjadi 2 hari sebelum munculnya gejala kulit. Penularan akan berakhir ketika benjolan kulit sudah mengalami perkerakan.

Di Indonesia, vaksinasi cacar air belum terlalu lazim dilakukan. Vaksinasi biasanya diberikan pada anak umur 12 sampai 15 bulan. Untuk memperkuat kekebalan, vaksinasi hendaknya diulang di usia 4 sampai 6 tahun. Vaksinasi efektif mencegah 70%-80% kasus ringan, dan 95% kasus sedang berat.

Untuk meringankan gejala yang timbul, beberapa tindakan yang perlu dilakukan adalah:

  1. Minum yang banyak
  2. Gunakan kompres dingin untuk meringankan gatal
  3. Jaga tubuh tetap kering
  4. Berikan makanan dingin dan lunak, karena benjolan di mulut dapat menyulitkan makan dan minum
  5. Hindari makan makanan yang asam dan asin, misalnya jeruk atau asinan
  6. Tidak boleh memecahkan benjolan atau menggaruk-garuknya, karena akan meninggalkan bekas jika telah sembuh

Obat-obatan yang biasa diberikan adalah:

  1. Parasetamol, untuk meringankan demam dan nyeri
  2. Asiklovir, biasanya diberikan pada kasus yang berat atau yang diperikan akan mengalami komplikasi
  3. Antibiotik, tidak selalu diberikan kecuali ada infeksi sekunder
  4. Obat antigatal, dapat dibeli bebas di toko obat. Tetapi sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anda mengenai hal ini

Sumber: www.wartamedika.com

17 komentar:

BLOG INSPIRASI mengatakan...

waaahhhh thanks bgt om infonya saya juga lagi terserang cacar air nehhhh nehhh hari masih pertama

DR mengatakan...

Gimana cacar airnya? dah ilang kan bekas-bekasnya? Terimakasih ya dah mampir ke blogku

Bang Ucup mengatakan...

Anak temenku kena juga.Kasian juga.Jadi makasih bgt infoya


Salam dari :
http://hanya20rb.tk
Yg mau iseng tp bisa dapat duit sampingan dari internet

moris mengatakan...

makasih banyak ya info'y,,,,
gbu

Gunawan Gustaf mengatakan...

nah aq udah 20 tahun nihh., gimana solusinya mas??
sama kahh..??

KILLING ME INSIDE Street Team mengatakan...

Wah terimakasih MAS/MBAK .nih hari pertama saya kena itu penyakit'
semoga bermanfaat..
GBU!

blog poenya tiacuya mengatakan...

katanya cacar air antara umur 5 sampai 9 tahun. ko aku 17 tahun baru dapet yah :'(

cexa cakep mengatakan...

Dr. ad ponakan saya yang masih kena cacar air,saya takut anak saya (2th) tertular.gmn cara pncegahanya biar g tertular??

hehe_aja mengatakan...

sangat membantu sekali...soalnya sekarang saya lg cacar air nih...

ayanx adhitya purnama mengatakan...

waduuuuccchh...gue lmbt bca dech ni artikel...jd lmbt pula mgenali gejala awal lo' gue akhirnya kena cacar air....oiihhhhhh ngeri biangettttt.....pek malu mo keluar kmar.....pa lg mo kluar rmh....tp smua dh trjadi....mudhn stelh gue sembuh g kena lg dech....btul2 trauma......mslh umur trnyata pnyakit g knl umur..g tua g muda....umur 31thn pun bleh kna........

Hafiz Nul Hakim mengatakan...

SAya jga lgi kenaaa dah 2 hari mengerikaann.......!!!!!

Hafiz Nul Hakim mengatakan...

WWaaaaaaaaaaaaaa gwe jga kna cacar air mengerikaaan..!!!!!!

SOSIS mengatakan...

Trimakasih infonya, anakku lagi kena cacar air, tapi kok gak pake demam ya... Usianya 15 th. Tiba tiba sudah muncul bintik merah berair.

Sluggish Girl mengatakan...

makasih kak, infonya :D aku di umur 16 taun baru kena nih

ErozZ sTyLe mengatakan...

saya jg baru kena...umur 24 thn...
hoorooorrrr bgt liat bintik2nya

alan mengatakan...

hari ini kena kedua kalinya..plus tenggorokan seret..hehe thx info2 diatas ya ^^

ma mengatakan...

Infonya cukup membantu.. Makasi.. Tapi kalau demamnya sampai 39,5 bagaimana?